Selasa, 24 September 2013

BFF part 1 : How I Met Your Uncle (Chiyar)

Selama beberapa bulan ini, gue baru mengalami suatu peristiwa besar yang sangat mengguncang hidup gue. Gue kehilangan bapak di tengah banyaknya rencana hidup yang melibatkan beliau. Kehilangan yang tiba-tiba ini membuat gue porak poranda dan sempat terasa kehilangan tempat berpijak. Di saat itulah, banyak orang; kalo kata anak gaul "BFF"; yang membantu gue menyusun kembali pondasi pijakan gue. Nggak salah kalo mereka menyandang predikat BFF.

They're more than friends. They're meant families to me :)

Jadi dalam beberapa postingan ke depan, gue ingin menceritakan tentang mereka. Semacam tribute to gitu.

Mereka bukan artis atau orang terkenal, tapi mereka adalah orang-orang yang berarti dalam hidup gue

Sesuai judul, pada post kali ini, gue akan menceritakan tentang tak lain dan tak bukan adalah "CHIYAR EDISON"
Kenapa dia duluan? Karena semalam gue baru nonton 2 episode terbaru How I Met Your Mother (HIMYM) season 9 (my fave tv series from the first time I watched it!) dan sosok Ted Mosby selalu selalu selaluuuuuuu mengingatkan gue akan Chiyar! Mereka punya banyak sekali kemiripan!

bukan kok, bukan kemiripan wajah. Josh Radnor tentu saja jauuuuuhhhh lebih ganteng! :D

    
si akang josh radnor yang bikin meleleh (marry me ajaaaaa, kang!!!)



Sedangkan ini lah dia penampakan si Chiyar Edison yang fenomenal cetar membahana dan mampu mengkudeta hati setiap wanita! (tapi bo'ong :P)

udah diupload poto yang paling cool nih! (aslinya mah sesuatuk) 


Jadi benerannya (kalo ceritanya berarti kan nggak beneran), doi ini bentar lagi mau ke Wales. Sebelum dia pergi, tentunya meminta restu dari gue dulu dong #meh, lalu kita bertemu deh untuk early farewell. Di tengah-tengah pembicaraan, gue dan dia ketawa ngakak pas inget lagi gimana awalnya kami bisa dekat. Awal mula gue kenal sama dia bermula dari labrakan gue pada dia yang nggak pada tempatnya. Penuh kesotoyan, kekeliruan, dan simpati membabi buta pada teman gue yang waktu itu adalah mantannya. Kalo diingat lagi, norak banget deh gue saat itu (yah, namanya juga darah muda #alasan)

Singkat cerita, bermula dari yang awalnya saling kesel nggak beralasan satu sama lain, gue dan dia malah jadi akrab. Mulai dari jalan-jalan, maksa nganterin, maksa ntraktir, chatting lewat berbagai media, dan curhat dari berbagai hal penting maupun nggak penting. Nggak terasa udah sekitar 5 tahun aja kami dekat (mulai sejak gue S1 semester 6an)

Banyak yang gosipin kami pacaran, "cie-cie" nggak berhenti, dan menunjukkan keheranan akan status hubungan kami. Gue pun juga heran. Dia adalah satu-satunya cowok non pacar, HTM, atau segala bentuk hubungan romantis lain, yang secara konstan berinteraksi hanya berdua dengan gue. Teman-teman cowok gue yang lain juga ada, tapi biasanya gue berinteraksi dengan mereka dalam kelompok, atau kalo pun berdua, ya nggak setiap saat. Dia ituuuu.... rasanya gimana ya? Menurut gue, ada cowok yang sedekat apapun kita, nggak ada keinginan untuk berhubungan romantis.

I fall for him as my brother (or lamp) *hahaha, friendzoned alert* :D

Sebagai cowok, doi sangat baik. Cewek biasa aja diperlakukan dengan sangat baik, gimana cewek yang dia suka? Pastinya lebih lebih dan lebiiiiihhhh...
Doi adalah cowok teromantis dan termasokis yang pernah gue tau. Such as a gooey romantic just like Ted Mosby. Kalau dengar cerita-cerita doi tentang pengalaman cintanya yang bikin gue seringkali geregetan-pengen-nyela, gue sangat berharap dia mendapatkan wanita yang memperlakukannya dengan penuh cinta #tsaaaahhh

He deserves woman who will treat him as well as he treat her

 Sayangnya, hingga kini wanita tersebut belum muncul. Dan doi akan kembali memulai cerita mengenai kisah asmaranya yang penuh friendzone, makan hati, dan diakhiri dengan ucapan andalan

"memang begitulah cinta, deritanya tak ada akhirnya" *Tie Pat Kay mode on*



Demikian halnya dengan Ted Mosby yang akhirnya menemukan "the mother" setelah perjuangan panjang (dan detail yang bikin geregetan selama 8 season), gue menutup post ini dengan doa agar Chiyar pun segera menemukan cintanya juga :)


"you'll meet her. She's coming to you as fast as she can" 


*masih nunggu update-an cerita sebelum doi benar-benar caw minggu depan*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar